Antisipasi penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, Manajemen RSUD Hadji Boejasin Gandeng BNNK Tanah Laut

Selasa, 02 Maret 2021 | 06:44
Antisipasi penyalahgunaan narkoba melalui tes urine, Manajemen RSUD Hadji Boejasin Gandeng BNNK Tanah Laut Seluruh karyawan RSUD Hadji boejasin Pelaihari melakukan tes urine deteksi narkoba di aula manajemen RSUD Hadji boejasin. Selasa (02/03/2021) .Untuk kegiatan pelaksanaan tes urine seluruh karyawan yang diadakan 3 hari secara berturut-turut bertempat di aula manajemen RSUD Hadji boejasin secara bergantian yang berjumlah lebih dari 700 karyawan. Untuk pelaksanaan tes urine tersebut pihak manajemen RSUD Hadji Boejasin Pelaihari menggandeng BNNK atau Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tanah Laut.

Dr.Hj Isna Farida selaku Direktur menjelaskan kepada jurnalis talanews.co.id bahwa kegiatan untuk antisipasi deteksi dini Narkoba bagi karyawan di lingkup RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, karyawan yang melakukan tes urine deteksi narkoba supaya tidak ada yang positif dan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 4 Maret 2021, dengan Anggaran badan layanan umum daerah (BLUD). Dan mendukung adanya program pemerintah dan BNN agar terbebas dari narkoba tegas Farida.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Tanah Laut M.Faisal Sidiq, Si .MP menyatakan bahwa

pelaksanaan deteksi dini tes urine di RS. Hadji Boejasin ini dilaksanakan dalam rangka implementasi Inpres No.02 Tahun 2020, yang mana didalam Inpres tersebut diperintahkan kepada setiap Instansi Pemerintah baik vertikal maupun Dinas/SKPD Lingkup Pemerintah Daerah wajib melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika & Zat Adiktif Lainnya).

Rencana Aksi Nasional P4GN terdiri dari 4 kegiatan yakni : 1).Kegiatan Sosialisasi bahaya narkoba kepada setiap karyawan/wati baik PNS maupun tenaga kontrak. 2).Pembentukan Satgas/Relawan Anti Nanti Narkoba yang diisi oleh tokoh-tokoh atau pegawai yg bisa dijadikan contoh atau pioneer dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. 3).Pembentukan Regulasi atau Peraturan yang memuat larangan Penyalahgunaan Narkoba dan memuat sanksi atau punishment terhadap Pegawai yang melanggar peraturan tersebut. 4).Melaksanakan Tes Urine secara berkala kepada semua pegawai PNS atau Tenaga Kontrak secara berkala 6 bulan sekali. Kegiatan Test Urine ini sifatnya deteksi dini atau Non Projustitia, jadi apabila didapati pegawai PNS atau Tenaga Kontak yg positif menggunakan Narkoba, maka tidak akan diproses hukum, tetapi dilakukan pembinaan oleh atasan langsung/pejabat pembina kepegawaian dan diarahkan untuk direhabilitasi supaya sembuh atau pulih.

Jumlah pegawai yang dilakukan tes urine di RSUD Hadji Boejasin ini kurang lebih 700 orang. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 3 hari dimulai hari ini, Selasa 2 Februari 2021 dan berakhir Kamis 4 februari 2021. Diharapkan dengan dilaksanakannya deteksi dini tes urine ini, kedepannya seluruh pegawai RS.Hadji Boejasin bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan pada akhirnya bekerja lebih produktif jelas M. Faisal.

Top