FGM Tanah Laut gelar workshop menulis artikel atau opini, yang pertama di Tanah Laut

Sabtu, 17 Februari 2018 | 23:23
MEMBERI - Bendahara Umum Ikatan Guru Indonesia Pusat Gusti Surya saat memberikan materi kepada peserta workshop menulis artikel atau opini. Foto: ansyari/talanews.co.id
Sekitar 30 orang guru terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan workshop menulis artikel atau opini, yang di selenggarakan oleh Forum Guru Menulis (FGM) Tanah Laut yang bertempat, di gedung Dinas Perpustakaan Arsip dan Daerah Tanah Laut pada sabtu (17/2), kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut Jamalludin, M.Pd dan Ketua FGM Tanah Laut Maslani. Workshop menulis artikel atau opini tersebut diselenggarakan dua hari yaitu tanggal (17/2) dan (24/2), dan dalam seminggu penuh peserta workshop tetap mendapat materi dan bisa berdiskusi lewat grup WhatsApp, kegiatan tersebut mengangkat tema, "Menulis menjadi upaya dan sarana untuk memperteguh jatidiri sebagai guru profesional", Panitia penyelenggara menghadirkan beberapa narasumber yaitu, Bendahara Umum Ikatan Guru Indonesia Pusat Gusti Surya, yang memberi materi tentang kebijakan program kegiatan profesi guru dan pentingnya literasi dan menulis, bagi guru untuk mendukung dan meningkatkan kompetisi guru khususnya menulis. Ketua FGM Tanah Laut Maslani beserta Sekretaris FGM Tanah Laut Taufik Nur, juga turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, workshop menulis artikel atau opini tersebut adalah yang pertama kali diadakan oleh FGM Tanah Laut. Panitia penyelenggara membatasi jumlah peserta yaitu hanya untuk 30 orang, dan karena ini kegiatan mandiri setiap peserta workshop harus membayar 250 ribu rupiah. FGM Tanah Laut sendiri saat ini sudah beranggotakan sekitar 20 orang, yang terdiri dari guru-guru seluruh Kabupaten Tanah Laut. Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut Jamalludin, M.Pd mengaku sangat mengapresiasi inisiatif dari FGM Tanah Laut, yang mengadakan kegiatan workshop seperti ini, dan ia berharap ini bukan kegiatan pertama dan terakhir namun kegiatan ini nanti nya rutin diadakan, sehingga mayoritas guru di Tanah Laut sudah mempunyai kemampuan untuk menulis. Jamal juga menuturkan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan bekerja sama dengan FGM Tanah Laut untuk memfasilitasi dan mensupport kegiatan seperti ini, "kami menginginkan para guru di Kabupaten Tanah Laut bukan cuma profesional dalam mengajar, namun juga bisa menjadi guru profesional dalam meneliti dan menulis karena itulah yang diharapkan dari guru di masa depan" ujarnya. Berpisah Ketua FGM Tanah Laut Maslani saat diwawancarai Talanews.co.id mengungkapakan awalnya ia prihatin dengan para guru di Tanah Laut yang tertunda kenaikan pangkatnya, karena tidak bisa menulis, karena diketahui syarat kenaikan pangkat guru dari golingan 3B ke golongan 3C harus bisa membuat karya tulis dalam bentuk artikel atau essay. Pria yang juga Kepala Sekolah SMPN 4 Pelaihari tersebut mengatakan bahwa ia bersama teman-teman guru, yang biasa menulis pun membentuk sebuah forum yang bernama Forum Guru Menulis Tanah Laut, dari situlah kegiatan workshop menulis artikel atau opini ini dapat dilaksanakan. "Kami berharap seluruh guru di Tanah Laut mampu menulis , karena mengembangkan diri bukan hanya sekedar mengajar di dalam kelas namun juga dengan cara aktif menulis karena itu juga pengembangan dari profesi nya, jadi tidak ada alasan lagi guru lambat naik pangkat karena tidak bisa menulis." ungkapnya. Senada dengan yang diungkapkan Ketua FGM Tanah Laut Maslani, Sekretaris FGM Tanah Laut Taufik Nur juga mengungkapkan kalau diadakan workshop seperti ini diadakan karena, keprihatinan kepada guru-guru di Tanah Laut, yang tertunda kenaikan pangkatnya karena terkendala belum bisa menulis. "Akhirnya kami bisa mengadakan kegiatan seperti ini, saat ini kami membatasi peserta hanya untuk 30 orang nanti ketika hasilnya sudah bagus maka kedepannya kita akan lebih mudah mencari peminat, di pekan ini mereka akan diberi materi tentang menulis dan dalam satu minggu berdiskusi di grup WhatsApp baru nanti sabtu depan para peserta akan mulai menulis dan akan keliatan hasil matangnya" tutupnya.(AAN)
Top