Inisial "W" ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Tala

Jumat, 07 Mei 2021 | 03:02
Sebelumnya pihak Kejari Tanah Laut telah mengamankan pelaku tindak pidana korupsi Dana Desa Ambawang tahun anggaran 2017 dengan kerugian negara sebesar Rp.575.073.354,00- (lima ratus tujuh puluh lima juta tujuh puluh tiga ribu tiga ratus lima puluh empat rupiah). Setelah mendalami kasus, pihak Kejari Tanah Laut melakukan penyelidikan kembali dan bertambah tersangka berinisial "W", hal ini diungkapkan Ramadhani Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut di dampingi oleh Kasi Intel Mahardika dan Kasi Pidana Khusus Berysi, di Aula Kejaksaan Negeri Pelaihari Lantai 2, Jumat pagi (07/05/2021). Ramadhani menjelaskan di hadapan para awak media bahwa dengan bertambahnya tersangka baru berinisial "W" yang di tahun 2012 sampai 2018 menjabat sebagai Sekretaris Desa Ambawang. Desa Ambawang Kabupaten Tanah Laut yang dipimpin oleh Sugiman selaku Kepala Desa ( dalam penuntutan terpisah ) memperoleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp. 1.221.390.889,- (satu milyar dua ratus dua puluh satu juta tiga ratus sembilan puluh delapan ratus sembilan puluh) dan Belanja Desa khususnya bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa sebesar Rp.817.680.776,- (delapan ratus tujuh belas juta enam ratus delapan puluh ribu tujuh ratus tujuh puluh enam rupiah) dengan pekerjaan kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain pengerasan jalan usaha tani RT. 05, 06,12 dan 13, dengan Pencairan telah dilakukan sebanyak 3 tahap. untuk mekanisme pencairan dana terkait pekerjaan pengerasan Jalan Usaha Tani di RT.05, 06, 12 dan 13 di Desa Ambawang tidak sesuai dengan prosedur dikarenakan pelaksanaan pembangunan sebagian besar adalah fiktif alias tidak dikerjakan,”ucapnya. Ramadani juga menambahkan akibat perbuatan tersangka W telah merugikan Keuangan Negara cq. Desa Ambawang sebanyak Rp.575.073.354,00- (lima ratus tujuh puluh lima juta tujuh puluh tiga ribu tiga ratus lima puluh empat rupiah). “Hal ini sesuai dengan laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara atas dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan Jalan Usaha Tani pada Desa Ambawang Tahun Anggaran 2017 nomor:800/849/INSP/2020/ pada tanggal 22 oktober 2020.
Top