Narkoba ancaman serius di Indonesia, BNNK Tala gandeng media untuk sosialisasi

Kamis, 08 Juli 2021 | 12:47
Dalam rangka Advokasi Kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang merupakan program prioritas nasional tahun 2021 maka BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Tanah Laut melaksanakan Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media Untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, Berlokasi di sinar hotel, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (08/07/2021). Berdasarkan data, peredaran Narkotika di Indonesia sangat mengkhawatirkan dan bisa disebut dengan ancaman yang serius, sehingga perlunya keterlibatan semua pihak terutama media untuk sosialisasi bahaya akan Narkotika. BNNK Tanah Laut mengajak media untuk berperan aktif mensosialisasikan mengenai bahaya narkoba dan membangun kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba melalui Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba. Kegiatan itu dibuka Kepala BNNK Tala AKBP Katamsi. Pemateri yang dihadirkan, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HM Rafiki Effendi, pejabat dari Dinas Kominfo Kabupaten Tala, pegiat LSM antinarkoba, dan dari pejabat dari BNNK Tala. Dan diikuti oleh kalangan jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Tanah Laut sebagai peserta. Para peserta sangat antusias menyimak materi serta ikut berpartisipasi pada sesi pertanyaan dan sharing. "Termasuk dengan rekan-rekan media, karena peran media sangat penting untuk menyebarluaskan informasi serta sosialisasi mengenai bahaya narkoba kepada publik," ucap Katamsi Kepada Media. Salah satu peserta Ardiansyah mengungkapkan bahwa perlu adanya keseriusan semua pihak dalam penanganan peredaran Narkotika di Kabupaten Tanah Laut, sehingga tidak salah BNNK menggandeng semua media untuk bekerjasama dalam hal sosialisasi, baik ekspos kegiatan maupun penangkapan kepada para pengguna dan pengedar.
Top