Warga Desa Tajau Pecah melakukan unjuk rasa kepada perusahaan sawit, ada apa?

Kamis, 01 Maret 2018 | 02:40
UNJUK RASA - Warga Desa Tajau Pecah saat melakukan unjuk rasa. Foto: ansyari/talanews.co.id
TAJAU PECAH - Puluhan warga Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut melakukan aksi unjuk rasa di jalan masuk menuju PT. Candi Artha yang terletak di Desa Tajau Pecah pada kamis (1/3) sekitar pukul 11.00 WITA. Terlihat pihak Polres Tanah Laut, Polsek Batu Ampar dan Koramil Batu Ampar melakukan pengamanan pada aksi unjuk rasa tersebut. Menurut informasi yang dihimpun aksi unjuk rasa tersebut terkait dengan tidak diperbolehkannya warga memasuki area perkebunan sawit milik PT. Candi Artha, padahal banyak warga yang berkebun jagung didalam area perkebunan milik perusahaan tersebut. Sehingga mobil pengangkut jagung ditahan di pos penjagaan milik PT. Candi Artha dan tidak diperbolehkan beraktifitas, dan menghambat para warga yang bertani jagung. Selain itu warga Desa Tajau Pecah juga memiliki tuntutan kepada PT. Candi Artha yaitu, komitmen perusahaan agar tidak memakai jalan desa untuk mengangkut angkutan sawit, mobil angkutan yang bermuatan menuju perusahaan dilarang masuk, perusahaan bersedia melakukan perawatan jalan dan masyarakat boleh melakukan aktivitas perkebunan dan aktivitas pengangkutan jagung diperbolehkan melalui pos perusahaan. Sementara itu dilakukanlah proses mediasi yang melibatkan , beberapa perwakilan warga Desa Tajau Pecah, Kasat Intelkam Polres Tanah Laut, Danramil Batu Ampar, Kapolsek Batu Ampar dan Pihak PT. Candi Artha. (AAN)
Top