Masrani menjual Miniatur kapal miliknya hingga ke Malaysia dan Singapura

Rabu, 14 Maret 2018 | 16:21
MENUNJUKKAN - Marsani saat menunjukkan miniatur kapal miliknya yang hampir selesai. Foto: ansyari/talanews.co.id
PELAIHARI - Hobi apapun, bila memang benar-benar disukai dan ditekuni akan banyak manfaatnya. Bahkan, bisa menghasilkan keuntungan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Masrani warga Pelaihari Kabupaten Tanah Laut ini. Kegemaranya membuat miniatur kapal, membuat namanya dikenal banyak orang dari berbagai daerah, hingga luar negeri. Dari tangan Marsani inilah, triplek dan bahan sederhana lainnya mampu dibuatnya menjadi miniatur kapal. Kegemeran membuat miniatur kapal ini sudah dilakoni nya sejak tahun 2013. Awalnya Masrani hanya menjual miniatur kapal miliknya secara skala lokal saja, namun dengan seiringnya waktu dan promosi yang dilakukannya melalui Sosial Media Facebook, ia bahkan mendapat pelanggan dari Singapura dan Malaysia. Banyaknya pesanan inilah yang membuat dia lebih berfokus pada usaha kerajinan miniatur kapal miliknya tersebut. "Awalnya hanya dari lokalan saja yang membeli karya saya, misal dari Banjarmasin, Samrinda dan Balikpapan, namun akhirnya banyak juga yang memesan dari luar negeri misalnya Singapura dan Malaysia," katanya pada selasa (13/3) Menurut Ali, harga untuk sebuah kerajinan miniatur baik kapal bisa berbagai macam, mulai satu juta lima ratus ribu rupiah untuk ukuran 50 centimeter, hingga paling mahal yang dibuatnya seharga 12 juta lima ratus ribu rupiah untuk miniatur kapal induk ukuran 3 meter. Dan untuk penjualan dalam dan luar negeri pun berbeda harganya, kalau untuk dijual ke Malaysia dan Singapura harganya lebih tinggi dari penjualan untuk lokal, selisih harganya mencapai satu juta lima ratus ribu rupiah per unit miniatur kapal. "Harga bergantung ukuran miniatur kapal yang dikerjakan. Semakin besar, akan semakin mahal," katanya Biasanya, kata Marsani, para konsumen justru memesan miniatur kapal ini dengan memperlihatkan gambar yang diinginkan pemesan sendiri. Perbulannya ia bisa membuat 5 sampai 6 unit miniatur kapal, dengan modal hanya sekitar satu juta rupiah, ia bisa membuat miniatur kapal berukuran satu meter yang dijualnya dengan harga 6 juta 5 ratus ribu rupiah. "Kalau rata-rata sebulan bisa mendapat 5 sampai 6 pesanan, kalau omset kotor perbulan ya bisa mencapai 30 juta an perbulan" ucapnya sambil tersenyum. Saat ini Masrani pun sudah bisa membangun rumah baru dan berinvestasi dengan membeli tanah.(AAN)
Top