PINJAMAN BUNGA NOL PERSEN, PROGRAM PEMERINTAH TANAH LAUT YANG DI TUNGGU PARA PELAKU USAHA KECIL

Rabu, 04 Desember 2019 | 02:43
Pencapaian kemudahan untuk permodalan di Kabupaten Tanah Laut sudah mulai dijalankan hal ini melihat Program kredit tanpa agunan dan bunga nol persen untuk pertanian, nelayan, perikanan dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan lain-lain sebesar 100 miliar. Program yang sudah dianggarkan dalam perubahan APBD tahun 2019, saat ini progress pelaksanaannya telah berjalan dengan dilauncingnya “Gapura Karomah” (Gerakan Peningkatan Usaha Rakyat Melalui Kredit Tanpa Bunga dan Rente Bagi Ekonomi Lemah). Sukamta Bupati Tanah Laut didampingi Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman mengungkapkan Program ini dijalankan melalui penunjukan kepada PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai pengelola investasi. Kami telah menerima pengajuan dari calon peminjam ke SKPD teknis sebesar Rp. 5,5 miliar dan permohonan yang masuk dari SKPD teknis melalui PT. Bank Perkreditan Rakyat sebesar Rp. 3,4 miliar. Dengan jumlah dana yang telah direalisasikan atau dicairkan kepada calon peminjam sampai 29 November 2019 adalah sebesar Rp. 930 juta dengan jumlah kelompok sebanyak 48 kelompok dengan 440 orang anggota. Pemerintah menginvestasikan uang untuk tahap pertama sebesar Rp10 miliar dan tahun depan sebesar Rp22,5 miliar. Dan ini, agar IKM (Industri Kecil Menengah) Tala bisa berkembang, karena modal yang dipinjamkan oleh BPR tidak dibebani bunga. “Intinya kita bicara kesejahteraan bagaimana IKM tumbuh dan mendapat keuntungan dari modal yang dipinjamkan BPR,” tambah Sukamta. Sukamta juga menyebut, jika program bunga nol persen ini merupakan program satu-satunya di Indonesia yang bisa dilaksanakan Kabupaten Tala. pihaknya juga mengharapkan dengan telah di-launching-nya program ini bisa membuat IKM Tala tumbuh dan berkembang semakin baik. Beberapa waktu yang lalu Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Mulyadi menyatakan, dukungannya secara langsung di hadapan rombongan Pemerintah Daerah Tanah Laut. Dukungan ini sekaligus membuat lega bagi Pemkab Tala untuk segera melakukan program yang menjadi gagasan Bupati Tala dalam visi misi pembangunan Tala. Tapi dukungan dari OJK ini, mempersyaratkan beberapa hal yang wajib diperhatikan Pemkab Tala dalam mengimplementasikan investasi pinjaman modal usaha bunga nol persen. Mulyadi menyebut, pihak yang terkait dengan investasi ini BPR dan SKPD yang paling utama harus menyinkronkan kriteria peminjam dan persyaratan utama adalah memiliki usaha. Dan, harus ada back up modal jika terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat ini adalah pinjaman tanpa bunga. “Jangan dipinjamkan kepada kelompok tapi pada individu yang mempunyai usaha. Kita juga harus membudayakan masyarakat bahwa ada hak dan kewajiban,” papar Mulyadi. Program seperti ini juga ditanggapi positif oleh pihak pedagang kecil seperti yang diungkapkan salah satu penjual makanan, bule mengatakan bahwa program ini sangat membantu penjual kecil seperti dirinya untuk mengembangkan usahanya, terlebih banyak rekannya termasuk dirinya terjerat dengan para pemberi pinjaman yang memberikan bunga yang sangat tinggi, "mudah mudahan dengan program pinjaman bunga nol persen nantinya, usaha yang dijalankan bertambah maju" harap bule.
Top