Warga geger temukan mortir bekas peperangan zaman Belanda

Sabtu, 02 Januari 2021 | 23:08
Warga bernama Haji Basri berumur 60 tahun kaget karena saat membersihkan rumput di lahan perkebunan miliknya di gunung damar wulan Desa Ambungan Kec Pelaihari Tanah Laut, sabtu pagi (2/01/2021), saat mesin potong rumput miliknya mengenai benda keras dan saat di periksa dirinya kaget karena menemukan mortir yang di duga masih aktif. Untuk memastikan bahwa mortir masih aktif tersebut Haji Basri melaporkan kepada pihak Polres Tanah Laut. Team yang langsung dipimpin Kabagops Polres Tanah Laut Kompol Novi Adiwibowo langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan Tim Gegana Jibom brimobda Kalsel guna mengamankan mortir tersebut yang kemungkinan masih aktif. Saat dikonfirmasi dengan Kabagops Polres Tanah Laut Kompol Novi Adiwibowo di Tempat Kejadian Perkara membenarkan bahwa salah satu warga yang juga kebetulan pemilik lahan bernama Haji Basri menemukan Mortir yang di duga bekas perperangan belanda zaman dahulu, pihaknya sudah melakukan kordinasi dan konsultasi dengan team Jibom Brimobda Polda Kalimantan Selatan untuk menjinakan mortir tersebut. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan jurnalis talanews di lapangan Menurut sejarah di lokasi penemuan mortir merupakan bekas peperangan penjajahan Belanda sehingga kemungkinan mortir tersebut merupakan mortir peninggalan Belanda yang tidak meledak akan tetapi masih aktif dan berbahaya.
Top