Mortir zaman peperangan Belanda, di amankan dengan cara disposal

Sabtu, 02 Januari 2021 | 22:24
Setelah team Gegana Jibom Brimobda Polda Kalimantan Selatan menuju Tempat Kejadian Perkara di temukan mortir bertempat di gunung damar wulan Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari Tanah Laut, sabtu pagi (2/01/2021). Di pimpin langsung Iptu Sunardi memastikan mortir yang di temukan apakah berbahaya atau tidak, yang di bantu oleh beberapa anggota team gegana jibom Brimob Polda Kalimantan Selatan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan berkordinasi dengan Polres Tanah Laut agar di lakukan diposal atau diledakan mengingat mortir tersebut tidak bisa disimpan dan akan sangat berbahaya karena umur dari mortir tersebut. Iptu Sunardi pemimpin team jibom Brimobda Kalimantan Selatan menjelaskan memang hal tersebut sering dilakukan disposal adalah suatu rangkaian kegiatan untuk menjadikan bahan peledak dan atau bom menjadi musnah atau tidak dapat dipergunakan kembali atau aman. Radius ledakan mortir diperkirakan sekitar 25 meter dari dimana mortir akan dilakukan disposal. Rangkaian disposal ini langsung di saksikan oleh Kabagops Kompol Novi Adiwibowo, Iptu Felly Manurung dan seluruh personel Polres Tanah Laut yang ada di Tempat Kejadian Perkara, selain dari jurnalis talanews.
Top