Tanah Laut ditetapkan status tanggap darurat banjir dan Angin puting beliung

Selasa, 12 Januari 2021 | 05:45
Wabup Abdi Rahman dan Dandim 1009 Letkol Adi Yoga Susetyo saat di posko lapangan Kurau dan bumi makmur
Sejak terjadinya musibah bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, unsur pemerintah dan stakeholder mengadakan rapat bersama untuk menentukan status tanggap darurat bencana banjir yang langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Abdi Rahman di ruang Pertemuan Bappeda Tanah Laut, senin sore (11/01/2021). M. Kusri Kepala BPBD Tanah Laut mengungkapkan kepada jurnalis talanews.co.id melalui sambungan telpon bahwa sejak kemaren (senin) Kabupaten Tanah Laut sudah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana khususnya Banjir dan Angin Puting beliung. Beberapa hal sejak ditetapkan status Tanggap Darurat Bencana, pihaknya akan memasang posko komando yang di tempatkan di depan GOR Pelaihari, sedangkan untuk posko lapangan akan di tempatkan di tiga titik yaitu untuk kecamatan Kurau dan Bumi makmur di Kantor Kecamatan Kurau, untuk posko kecamatan Tambang Ulang dan kecamatan Bati Bati akan di tempat di daerah Bati bati, serta posko lapangan ketiga. Untuk posko komando dan posko lapangan akan disiapkan dapur umum, team kesehatan dan tempat evakuasi masyarakat apabila membutuhkan. Berdasarkan data yang dipaparkan pertemuan senin kemaren, dari 11 kecamatan sudah 7 kecamatan yang terkena dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi dengan total 2.642 rumah yang terdampak banjir, belum termasuk data hari ini yang kemungkinan akan bertambah mengingat curah hujan yang tidak berhenti.
Top